Wednesday, December 10, 2008

Stop Pemanasan Global.............

apa yang kamu Tau tentang pemanasan Global??
Setiap Orang Pasti Takut Akan Pemanasan Globlal
apa yang dilakukan untuk mengurangi global Warming
Contohnya
1. Ngga menancapkan colokan listrik walopun ketika alat elektronik itu dimatikan = menghemat 40-50% biaya listrik yang harus anda bayarkan
tiap bulannya….
Dan berarti pula, mengurangi panas yang timbul dari alat elektronik yang merembet ke pemanasan global.

2. Kantong plastik butuh waktu 1000 tahun untuk terurai di TPA(tempat pembuangan akhir). Sekitar 300 juta buah kantong plastik dibuang tiap tahunnya di Indonesia.
Belum lagi yang dibuang di sungai belakang rumah dan tempat2 yang tidak semestinya.

Dan 10kg kertas koran yang siap di jual loakan… itu membutuhkan 1 pohon yang butuh waktu 10taon untuk jadi besar. Bayangkan yang terjadi dengan ilegal logging… how many trees has been cutdown for you? Imagine how they make the world hotter?

3. Ketika kamu membeli 1 liter air mineral di supermarket = beli 5 liter air. Tanya kenapa?
Karena di pabrik, untuk mendinginkan botol plastik panas yang baru dicetak, membutuhkan 5 liter air… cck cck cck…

Kode botol apa yang aman digunakan sebagai botol air? Lihat tanda dibawah botol, cari nomor 2,3 atau 4…. selain nomor2 itu… they're not safe, karena sama aja kamu makan plastik!!!!

4. Tisue yang uda di pakai itu ngga bisa di recycle… begitu juga karton2 yang bekas kena minyak, makanan, kue, minuman… They're only a waste… yang mau ngga mau tanahlah yang harus merecycle.

Perkiraan orang memakai tisue 6 biji sehari. 2.200 biji setaun. Berarti kira2 44 MILIAR biji seluruh Indonesia setaun… Kalau kita menghemat 1 lembar ajah tiap hari… berarti kita mengurangi sampah kertas sebanyak 7 MILIIAR biji setaon… HEBAT KAN?

5. Be Green on ATM? Kalo di BCA kan ada yang ambil duit ngga pake receipt… atau be smart dong… Transfer lewat Internet banking ato mobile banking….
8 MILIAR kali transaksi di ATM yang mengeluarkan kertas receipt tiap taun adalah salah satu sumber sampah terbesar di dunia.

Kalau selama setaon orang transaksi ngga pake kertas receipt,
itu akan menghemat satu roll besar kertas yang bisa buat melingkari
garis equator sampe 15 kali… ccck ccck

6. Minimal punya 2 macam tempat sampah dirumah, membantu mengurangi polusi air, udara dan tanah.

Pisahkan sampah basah (sisa makanan dan masakan, daun, minuman) dan sampah kering ( botol, plastik, kertas, kaca)

Lebih baik lagi untuk memisahkan sampah menurut 4 kelas :

  • Plastik ( pembungkus makanan, kantong kresek, kantong belanjaan)
  • Rumah tangga ( tulang ayam, sisa capcay, makanan basi)
  • Kertas (Pembungkus gorengan, popok bayi, tisue yang sudah dipakai)
  • Buku bekas catatan, kertas2 tagihan, koran, kertas iklan… disendirikan untuk dijual
  • Logam (kaleng susu, kaleng makanan) dan kaca.

Hanya butuh waktu 2 bulan untuk menjadikan sampah rumah tangga menjadi kompos yang bisa dipakai lagi untuk pupuk tanaman…

7. Polar Bear / Beruang kutub ngga bisa berenang… tapi karena global warming di Kutub Utara, mereka harus berenang 30km untuk mencari es tempat berteduh.

Stop Global Warming

Sekilas Info Tentang Pamanasan Global!!!!


Tau Gak Diperkirakan Tahun
2040 = 2000 pulau akan tenggelam

Mungkin Anda menduga, udara yang akhir-akhir ini makin panas, bukanlah
suatu masalah yang perlu kita risaukan, hanya sekedar awan yang tak kunjung
datang menutupi terik matahari atau memang bontang yang tak kenal akan
musim.

"Mana mungkin sih tindakan
satu-dua makhluk hidup di jagat semesta bisa mengganggu kondisi planet
bumi yang mahabesar ini?" barangkali begitulah yang kita pikirkan
selama ini.

Baru-baru ini, Inter-governmental
Panel on Cimate Change (IPCC) mempublikasikan hasil pengamatan ilmuwan
dari berbagai negara. Isinya sangat mengejutkan. Selama tahun 1990-2005,
ternyata telah terjadi peningkatan suhu merata di seluruh bagian bumi,
antara 0,15 - 0,3o C. Jika peningkatan suhu itu terus berlanjut, diperkirakan
pada tahun 2040 (33 tahun dari sekarang) lapisan es di kutub-kutub bumi
akan habis meleleh.

Dan jika bumi masih terus memanas,
pada tahun 2050 akan terjadi kekurangan air tawar, sehingga kelaparan pun
akan meluas di seantero jagat. Udara akan sangat panas, jutaan orang berebut
air dan makanan. Napas tersengal oleh asap dan debu. Rumah-rumah di pesisir
terendam air laut. Luapan air laut makin lama makin luas, sehingga akhirnya
menelan seluruh pulau. Harta benda akan lenyap, begitu pula nyawa manusia.

Ada banyak langkah yang
bisa kita lakukan untuk mengurangi pemanasan Global :

1. Kurangi
menerima brosur
, katalog, flyer dan sebagainya. kalau
lagi jalan-jalan di mal trus ditawarin kertas-kertas semacam ini, jangan
diambil untuk kemudian di buang di tong sampah depan. kalau kasian sama
sales yang nawarin, berhenti sebentar untuk baca, lalu kembalikan
flyer tersebut. nggak usah takut dibilang aneh, this is a green
area y’all!
10
kg kertas dihasilkan dari 1 pohon

2. Belum
punya mobil hybrid, belum pakai biofuel, pastikan mobil kamu
dalam kondisi terbaiknya sehingga nggak boros bensin. ban
yang kurang angin aja bisa boros
CO2
sampai 100 kg/tahun lho
!

3. Don’t
let the little red light, on
. mematikan secara tuntas satu elektronik
aja bisa mencegah
450
kg CO2
melayang ke udara
tiap tahunnya. lagi pengen make over kamar dan mengganti warna cat
tembok, pastikan kamu pilih cat yang terbuat dari latex daripada yang berbahan
dasar minyak. pasalnya, cat latex mengeluarkan lebih sedikit gas
dalam proses pengeringannya.

4. Chosse
walk!
kalau untuk jarak 100-200 meter aja sih, kita-kita yang masih
muda ini sebaiknya jalankaki. kalau budaya jalan kaki dan fasilitas pejalakn
kaki udah bagus, pasti kota besar nggak akan sesumpek dan semacet
ini!

5. Rumah
kamu termasuk pengguna mesin cuci? kalau nggak menggunakan fitur pengeringnya,
bisa hemat
CO2
sampai 300
kg/tahun lho!

6. Ayo
jadi pelopor! matiin lampu kelas setiap kali istirahat, pelajaran
olahraga, dan pulang sekolah. menurut sebuah survey di Amerika, kalau 10.000
sekolah mematikan lampu mereka selama 1 menit aja,
udah
menghemat 720 miliar rupiah! gimana kalo lebih dari 1 menit?!

7. TANAM
KEPEDULIANMU! !
setiap hari 10 pohon ditebang di Indonesia tanpa sanksi
yang jelas. padahal, 1 pohon berarti nafas untuk banyak paru-paru
di dunia. pertahankan hak kita untuk bernafas. tanam pohonmu
sekarang juga!

8. Berlama-lama
menggosok badan di kamar mandi sih boleh-boleh aja. tapi airnya jangan
dinyalain. selalu inget irit air saat mandi dan gosok gigi..
kalau pakai air panas, set temperaturnya sebatas nggak dingin aja.
ngaruhnya sama kayak AC.

9. Gunakan
power strip
yang ada switch on/off nya di kamar kamu.
jadi kalau kamu mau pergi tinggal klik dan semua aliran listrik akan
berhenti. tapi ada juga power strip yang bekerja kurang baik. cara
ngetesnya, pegang kepala colokan dalam keadaan mati. kalau terasa
hangat, berarti masih ada arus listriknya dan kamu harus mencabut
colokan dari pangkalnya.

10. Atur temperatur AC
kamu nggak terlalu dingin
. kalau malem, pakai selimut yang tipis aja
supaya setingan AC nggak perlu mencapai angka belasan. pastiin juga jendela
kamu nggak ada yang "bocor". naikin 2 derajat temperatur
aja udah menghemat
900
kg CO2 dalam satu tahun!

Saturday, December 6, 2008

Friday, December 5, 2008

global warming

Global mean surface temperature anomaly relative to 1961–1990
Global mean surface temperature anomaly relative to 1961–1990
Mean surface temperature anomalies during the period 1995 to 2004 with respect to the average temperatures from 1940 to 1980
Mean surface temperature anomalies during the period 1995 to 2004 with respect to the average temperatures from 1940 to 1980

Global warming is the increase in the average temperature of the Earth's near-surface air and oceans since the mid-20th century and its projected continuation.

Global surface temperature increased 0.74 ± 0.18 °C (1.33 ± 0.32 °F) during the 100 years ending in 2005.[1][2] The Intergovernmental Panel on Climate Change (IPCC) concludes that most of the temperature increase since the mid-twentieth century is "very likely" due to the increase in anthropogenic greenhouse gas concentrations.[3][2] Natural phenomena such as solar variation and volcanoes probably had a small warming effect from pre-industrial times to 1950 and a small cooling effect from 1950 onward.[4][5] These basic conclusions have been endorsed by at least 30 scientific societies and academies of science,[6] including all of the national academies of science of the major industrialized countries.[7][8][9] While individual scientists have voiced disagreement with these findings,[10] the overwhelming majority of scientists working on climate change agree with the IPCC's main conclusions.[11][12]

Climate model projections indicate that global surface temperature will likely rise a further 1.1 to 6.4 °C (2.0 to 11.5 °F) during the twenty-first century.[3] The uncertainty in this estimate comes about from differing estimates of future greenhouse gas emissions and from the use of models with differing climate sensitivity. Another uncertainty is how warming and related changes will vary from region to region around the globe. Although most studies focus on the period up to 2100, warming is expected to continue for more than a thousand years even if greenhouse gas levels are stabilized. This results from the large heat capacity of the oceans.[3]

Increasing global temperature will cause sea levels to rise and changes to the amount and pattern of precipitation, likely including an expanse of the subtropical desert regions.[13] Other likely effects include increases in the intensity of extreme weather events, changes in agricultural yields, modifications of trade routes, glacier retreat, species extinctions and increases in the ranges of disease vectors.